Pedoman Penyadapan Tanaman Karet
Kata Pengantar
Agribisnis komoditas karet saat ini sedang sangat menarik. Salah satunya adalah harga karet alam yang baik, sehingga mendorong para perkebung karet semakin intesif dalam meningkatkan produktivitas tanamannya. Dengan alasan tersebut tidak sedikit diantara mereka yang menambah areal usahatani karetnya. Salah satu komponen penting dalam pengusahaan tanaman karet adalah kegiatan penyadapan (sistem eksploitasi). Pengertian sistem eksploitasi tanaman karet secara umum meliputi sistem sadap, tataguna panel dan stimulasi yang dihubungankan dengan jenis klon, umur tanaman, variasi musiman dan aspek lingkungan lainnya.
Jurnal Penelitian Karet
HUBUNGAN KEKERABATAN GENETIK ANTAR KLON KARET SEBAGAI DASAR PEMILIHAN TETUA UNTUK MENDAPATKAN KLON UNGGUL LATEKS KAYU
Summary
One of the goals of rubber breeding program is to obtain high yielding clones both for latex and timber.To obtain these clones is started with hand cross pollination between clones that have a far relationship in order to combine the characteristics of using parents.This genetic relationshionship need be considered to avoid inbreeding.The genetic relationship among rubber clones could be identified by using RAPD technique.This research was animed to determine parents combination in hand pollination to obtain high yielding clones both in terms of latex and timber based on genetic relationship of RAPD product.RAPD analysis was conducted on 50 rubber clones by using 11 primers to determine the combination of parents that would be used in hand pollination.Based on RAPD analysis,it was known that polymorphism of the clones were high by an average of 92%.Clones of prospective parent were selected based on dendogram produced by 75% genetic similarity value and obtained 316 cross pollination combination .These combination were expected to pruduce superior latex-timber clones.
Keywords:Hevea brasiliensis,genetic relationship,RAPD,hand cross pollination superior clones.
Fungsi, Manfaat, dan pelaksanaan TAP Inspeksi Pada Perkebunan Karet
PENGANTAR
Kesinambungan produktivitas banyak di tentukan oleh pelaksanaan tap inspeksi yang konsisten dan objektif .Tanpa itu,sisem penyadapan nyang direkomendasikan tidak memberikan hasil yang memuaskan,terutama dalam jangka panjang.Karena itu,tap inpeksi merupakan suatu sistem manejamen yang tidak dapat di pisahkan dari menejemen panen secara keseluruhan.
Diakui,pada saat ini tap inpeksi hampir tidak lagi dilaksakan secara konsisten dan berkesenambungan. Norma –norma baku penyadapan semakin diabaikan demi mencapai tingkat produktivitas yang sudah ditargetkan. Buku saku ini akan terasa sangat bermanfaat karena menjadi pengingat bahwa tap inpeksi patut di masukkan sebagai factor utama dalam manejemen panen di perkebunan karet .Penerapannya secara konsisten akan memberikan manfaat tercapainya umur ekonomis tanaman,tingkat produktivitas yang terjaga, dan biaya panen dapat secara rasional dikendalikan .




