* Balai Penelitian Sungei Putih Pelita Kemajuan Agribisnis Karet ** Pusat Pelatihan Praktisi Perkebunan Karet *** Silahkan Kunjungi Menu Buku Tamu Untuk Memberikan Saran dan Komentar Anda **** Thank you for visiting our website *****Display halaman website kami akan lebih baik apabila diakses dengan menggunakan browser Mozilla firefox*****
 
   
 
HALAMAN DEPAN
PUBLIKASI
PELAYANAN DAN JASA
ARTIKEL
GALLERY
BUKU TAMU
artikel terbaru
IRRDB ATTACHMENT PROGRAM 2008 - RRIM MALAYSIA
Posted: 2009-03-03 01:03:17
TRAINING MANAGEMENT CONTROLING OF CORYNESPORA CASSICOLA - RRII INDIA
Posted: 2008-08-18 04:08:07
TRAINING TROPICAL NATURAL RESOURCES - CATAS CHINA
Posted: 2008-08-18 04:08:05
Arsip
artikel terbaru
PERTEMUAN TEKNIS EKSPLOITASI 2009
Posted: 2009-02-27 01:02:13
Arsip
artikel terbaru
artikel terbaru
Ip anda adalah
38.107.191.97

Saat ini ada
1 User online bersamaan

Anda adalah pengunjung yang ke

Sejak Mei 2008

artikel terbaru
Username
Password
 
Penulisan username harus lengkap misalnya staf@balitsp.com


SEJARAH SINGKAT
PROFIL BALAI PENELITIAN SUNGEI PUTIH (BPSP)


BALAI PENELITIAN SUNGEI PUTIH (BPSP)

Balai Penelitian Sungei Putih (BPSP) adalah unit kerja penelitian dan pengembangan yang berada di bawah Pusat Penelitian Karet (PPK), Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI). Lembaga penelitian karet ini memiliki sejarah yang panjang. Bermula pada tahun 1916 didirikan Algemeen Proeffstation de AVROS merupakan lembaga penelitian milik perkebunan karet Belanda bernama AVROS (Algemeen Vereniging Van Rubber Planters Ost Kust Van Sumatra.) Pada tahun 1952 AVROS disatukan dengan Deli Planters Veregining, pada tahun 1957 dirubah menjadi RISPA (Research Institute of The Sumatera Planters Association) selanjutnya pada tahun 1968 dirubah menjadi Balai Penelitian Perkebunan (BPP) Medan dengan mandat penelitian komoditas Karet, Kelapa Sawit, dan Coklat.

Pembentukan BPSP yang dimulai sejak tahun 1981 sudah beberapa kali berganti nama dikarenakan adanya reorganisasi lembaga penelitian. Diawali dari SK Menteri Pertanian RI No. 790/Kpts/Org/1981 tentang berdirinya Balai Penelitian Perkebunan Sungei Putih (1981-1989), yang kemudian berubah menjadi Pusat Penelitian Perkebunan (Puslitbun) Sungei Putih (1989-1992) berdasarkan SK Menteri Pertanian RI No.823/Kpts/KB.110/89 dan SK AP3I No. 222/APP/89. Selanjutnya, berdasarkan segi mandat komoditas Puslitbun Sungei Putih, bersama Puslitbun Sembawa, Puslitbun Getas, dan bagian Pasca Panen Karet pada Puslitbun Bogor dikelompokkan menjadi Pusat Penelitian Karet (1992-2003) berdasarkan SK DPH-AP3I No. 084/Kpts/DPH/XII/92 yang berkedudukan di Sungei Putih. Dengan penggabungan tersebut, kelima Puslitbun berfungsi sebagai unit kegiatan penelitian Pusat Penelitian Karet (PPK) dan melalui keputusan DPH-AP3I No. 059/93 nama Puslitbun Sembawa diubah menjadi Balai Penelitian Sembawa, Puslitbun Getas diubah menjadi Balai Penelitian Getas, dan Bagian Pasca Panen Karet Puslitbun Bogor dirubah menjadi Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor.

Pada tahun 2003 terjadi reorganisasi pada lembaga Pusat Penelitian Karet yang semula berkedudukan di Sungei Putih berpindah tempat di Tanjung Morawa, sedangkan Sungei Putih berubah naman menjadi Balai Penelitian Sungei Putih berdasarkan SK Direktur Eksekutif LRPI No06/Kpts/LRPI/2003, tanggal 26 Maret 2003.

STRUKTUR ORGANISASI

BPSP memiliki perangkat kelengkapan sebagai suatu Balai Penelitian Karet, yaitu organisasi legal di bawah Pusat Penelitian Karet, Lembaga Riset Perkebunan Indonesia, struktur organisasi, susunan personalia (SK Direktur Eksekutif LRPI No. 06/Kpts/LRPI/2003), tata kerja, fasilitas perkantoran, perpustakaan, jurnal ilmiah, dan laboratorium. Balai Penelitian Sungei Putih dipimpin oleh seorang Kepala Balai setingkat dengan pejabat lapis dua di Pusat Penelitian Karet dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Pusat Penelitian Karet. Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dalam Surat Keputusan Direktur Eksekutif LRPI, maka Kepala Balai dibantu oleh 5 (lima) setingkat Kepala Urusan yaitu :

  • Koordinator Penelitian
  • Kepala Urusan Penelitian
  • Kepala Urusan Komersialisasi Hasil Penelitian
  • Kepala Urusan Tata Usaha
  • Kepala Kebun Percobaan
FASILITAS DAN PERALATAN

Kantor BPSP terletak di Sungei Putih, Galang, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kotak Pos 1514, Medan 20001, telpon : (061) 7980045, faks : (061) 7980046, BPSP sebagai lembaga penelitian yang terkemuka dilengkap dengan perpustakaan, laboratorium dan peralatan pendukungnya, serta Kebun Percobaan di Sungei Putih
(
+ 400ha) dan di Sikijang (+ 500 ha) Riau. BPSP didukung oleh 21 orang tenaga peneliti yang kompeten sebagian besar dengan pendidikan S3 (2 orang), S2 (7 orang), dan S1 (12 orang) dengan berbagai keahlian antara lain agronomi, kimia, biologi molekuler, fisiologi tanaman, pemuliaan, sosial ekonomi, tanah, dan hama penyakit tanaman.

 

VISI DAN MISI

Visi BPSP adalah :

Menjadi lembaga penelitian, pengembangan dan pelayanan terkemuka, mandiri, serta berperan aktif dalam mewujudkan usaha agribisnis karet nasional yang berdaya saing tinggi, mensejahterakan, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Misi BPSP adalah :

  1. Menghasilkan inovasi, merekayasa dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan bagi pengembangan sistem dan usaha agribisnis karet untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.

  2. Memasyarakatkan secara intensif inovasi teknologi hasil penelitian kepada pengguna.

  3. Mendorong peningkatan kinerja industri berbasis karet di dalam negeri, melalui introduksi inovasi teknologi serta pelayanan yang proaktif.

  4. Mendorong terciptanya industri berbasis karet yang ramah lingkungan guna mempertahankan kelestarian agroindustri

  1. Melakukan upaya-upaya yang mengarah pada kemandirian institusi secara finansial melalui kegiatan usaha yang berbasis pada kompetensi.
 
 
   
 
copyright © balitsp.com 2008. Any suggest please contact us